Permohonan Merek itu Mudah kok.

 In Hukum HKI

Apakah semua merek dagang musti didaftarkan? Jika itu pertanyaannya maka semua tergantung ada kebutuhan dari pemilik merek tersebut apakah akan diproyeksikan menjadi produk yang masif atau hanya dalam lingkup yang kecil saja. Karena Hak Kekayaan Intelektual terkait merek ini menganut prinsip first to file, artinya siapa yang pertama kali mendaftarkan maka dia yang memilikinya. Sehingga jika memiliki proyeksi agar produknya bisa dikenal luas di masyarakat, maka sebaiknya harus didaftarkan.

Bagaimana proses pendaftarannya? Dan berapa biayanya? Pertanyaan ini adalahyang paling pertama muncul ketika sudah berhadapan dengan birokrasi di Indonesia. Ribet atau tidak, bayarnya mahal atau tidak, ada calo atau tidak. Akhirnya menimbulkan keragu-raguan untuk melakukan proses pendaftaran tersebut.

Alur pendaftaran merek dalam UU nomor 20 tahun 2016 tentang merek memang terkesan rumit, dan lama. Silahkan perhatikan alur ini:

Namun demikian, proses yang sesungguhnya tidaklah serumit ini. Pemohon merek tidak harus mengikuti alur itu tahap demi tahap, karena proses ini setidaknya baru bisa selesai dalam jangka waktu 2 tahun bahkan bisa lebih jika muncul keberatan dari pihak lain. Jadi bagaimana proses yang harus dilalui oleh pemegang merek agar merek itu menjadi eksklusif dimiliki? Cukup hanya mengajukan permohonan saja, sisanya Dirjen HKI yang akan menangani.

Mengajukan permohonan ada 2 mekanisme, melalui konsultan HKI atau mengajukan secara mandiri. Jika mengajukan melalui konsultan HKI yang sudah memiliki sertifikat dan terdaftar dalam database dirjen HKI, maka proses bisa dilakukan dengan sistem online.

Sedangkan untuk cara mandiri, bisa langsung datang ke loket pendaftaran di kantor dirjen HKI dengan membawa formulir yang bisa diunduh dalam website www.dgip.go.id dan disertai syarat-syarat yang diperlukan.

Syarat-syarat untuk mengajukan permohonan pendaftaran merek adalah:

  1. fotokopi KTP pemegang merek
  2. fotokopi NPWP Perusahaan (jika produk perusahaan)
  3. Fotokopi etiket merek dengan dimensi maksimal 8cmx8cm sebanyak 6 lembar
  4. Mengisi formulir dengan lengkap
  5. Surat kuasa (jika permohonan dikuasakan)
  6. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 2.000.000 rupiah

Adapun langkah-langkah setelah sampai di loket pendaftaran adalah sebagai berikut

  1. Verifikasi Berkas
  2. Pembayaran
  3. Penyerahan berkas lengkap
  4. memperoleh tanda terima

Setelah dilakukan verifikasi, semua berkas dimasukkan dalam map yang sudah disediakan, proses pembayaran dilakukan dikasir BRI yang ada diruang itu juga. Setelah pembayaran berkas diserahkan ke loket pendaftaran. Pemohon akan mendapatkan tanda terima yang tertera nomer registrasi.

Pengecekan secara berkala bisa dilakukan secara mandiri melalui website www.dgip.go.id dengan menggunakan nomer registrasi, nama pemohon, atau nama merek. Proses input ini biasanya memakan waktu agak lama, paling cepat 3x24jam baru muncul.

Seperti digambarkan dari alur pendaftaran sesuai UU no 20 tahun 2016, proses sertifikasi merek ini butuh waktu setidaknya 2 tahun. Namun demikian, bukan berarti merek tersebut baru bisa digunakan setelah mendapatkan sertifikat. Jadi sepanjang bukan merupakan merek yang ditolak, maka merek tersebut bisa digunakan oleh pemiliknya hingga mendapatkan sertifikat resminya. Adapun merek yang tidak bisa diterima adalah sebagai berikut,

  1. Memiliki persamaan pada pokoknya atau keseluruhan dengan merek yang sudah didaftarkan sebelumnya
  2. Memiliki persamaan pada pokoknya atau seluruhnya dengan merek terkenal
  3. Memiliki kesamaan pada pokoknya atau seluruhnya dengan indikasi geografis suau wilayah
  4. Sama atau menyerupai orang terkenal, foto, atau nama badan hukum milik orang lain
  5. Merupakan tiruan atau menyerupai nama atau singkatan nama, bendera, lambang, atau simbol atau emblem negara atau lembaga nasional maupun internasional
  6. Merupakan tiruan atau menyerupai tanda atau cap atau stempel resmi yang digunakan oleh negara atau lembaga pemerintah

*Tulisan ini merupakan opini subyektif yang bukan kajian menyeluruh atas permasalahan hukum yang berkembang saat ini. Untuk mendapatkan informasi yang lebih memadai atas aspek hukum dan praktik terkait isu dalam tulisan ini silahkan menghubungi kami. 

Recommended Posts

Leave a Comment

Start typing and press Enter to search